فيرجسون وخلافه مع رافاييل مباراة المان يونايتد وريدينج
Selasa, 04 Desember 2012
Pertahanan Rapuh, Sir Alex Ferguson Marah
Sir Alex Ferguson: Manchester City Terancam Eksodus Pemain
Fergie menggarisbawahi, Roberto Mancini akan kesulitan menjaga pemain top mereka jika timnya tidak bermain di Eropa.
Adhe Makayasa
Getty Images
Manchester United sukses melaju ke babak 16 besar di ajang Liga Champions dengan finis di urutan pertama. Sebaliknya, seteru abadi macam Manchester City tengah memerjuangkan tiket Eropa mereka di pertandingan terakhir kontra Borussia Dortmund, Rabu (5/12) mendatang.
JANGAN LEWATKAN
Sebaliknya, Sir Alex Ferguson selaku manajer rival mengharuskan Roberto Mancini untuk menang demi menjaga para pemain bintang City tetap sibuk, tepatnya menyibukkan diri di ajang Liga Europa yang kerap dianggap sebagai kasta kedua.
“Liga Europa merupakan kegagalan jika Anda melihat cara klub kami memerlakukan kompetisi tersebut. Akan tetapi, saya kira kekalahan bukanlah hal yang sehat untuk tim besar, dan [Manchester] City harus mengalahkan Dortmund [untuk lolos ke Liga Europa],” ujar Ferguson kepada The Sunday Mirror.
“Di sisi lain, Anda bisa tampil fresh di setiap pekan untuk sisa musim jika Anda tidak bermain di Liga Europa. Namun, bagaimana bisa Anda menjaga para pemain tetap bahagia?” tanya Fergie mengomentari kebahagiaan masa depan skuat The Citizens.
Lebih jauh Ferguson juga menilai, City akan kesulitan dalam hal bersaing dengan tim lain jika tidak punya cukup banyak kompetisi.
“Mereka [City] telah gugur di Piala Liga dan Liga Champions. Dan untuk klub sebesar itu, berarti mereka sudah tidak punya beberapa laga yang cukup untuk menjaga momentum [persaingan]."
Adam Le Fondre: Reading Kuat Di Bola Mati
Adam Le Fondre menilai Reading berhasil memaksimalkan bola mati saat menghadapi Manchester United.
Tegar Paramartha
Getty Images
JANGAN LEWATKAN
Seperti yang diketahui, Reading sempat mengejutkan United dengan keberhasilan mereka mencetak tiga gol di babak pertama, meski pertandingan berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan skuat Sir Alex Ferguson.
"Itu adalah salah satu senjata utama kami, bola mati, dan kami mengambil keuntungan," ungkap Le Fondre.
"Beberapa gol ke gawang United masuk melalui bola mati, seperti saat melawan QPR, jadi kami memaksimalkan kekuatan kami."
Langganan:
Postingan (Atom)